Teknologi kehidupan manusia merupakan pengulangan peradaban

Dimulai dari sebuah pertanyaan singkat? Tapi susah di jawab dan butuh waktu berpikir panjang sebelum benar-benar dijawab, atau bahkan kita tidak yakin dengan jawaban yang kita berikan atas pertanyaan tersebut. Pertanyaannya adalah : dimanakah batas imajinasi manusia? atau lebih singkat, Apakah imajinasi manusia terbatas? Kalo terbatas, apa pembatasnya? Kalo tidak terbatas, ya gitu deh... Berarti kalo terbatas, ada sebuah titik temu antara pemikiran manusia pada masa sekarang dengan masa lalu (baca: ancient civilization, atau Indonesianya, peradaban kuno). Contohnya: Manusia lalu dan sekarang sama-sama pernah berkhayal bisa terbang, sama-sama berkhayal bisa menyelam lautan, dan sama-sama berpikir tentang energi listrik, Ingat contoh ini tidak merupakan representasi terhadap pemikiran-pemikiran antargenerasi tersebut. Nah lho, trus apa maksudnya? Kalo emang imajinasi mereka sama? Asumsi pertama... manusia akan digerakkan oleh kekuatan mimpi-mimpinya, imajinasi, keinginan, cita-cita, dll....