Posts

Good Enough

Image
It seems the more we talk The less I have to say Let’s put our differences aside I wanted to make you proud But I just got in your way I found a place where I can hide Now everything is changing But I still feel the same We’re running out of time What do I have to do To try to make you see That this is who I am And its all that I can be I tried to find myself Looking inside your eyes You were all that I was meant to be There must be something else Behind all the lies That you have lead me to believe Now everyone is saying That I should find a way To leave it all behind What do I have to do To try to make you see That this is who I am And its all that I can be What do I have to do To try to make you see Trying to be like you isn’t good enough for me I wont let you go I wont let you down I wont give you up don’t you give up on me now What do I have to do To try to make you see That this is who I am And its all that I can be What do I have to do To try to make you see Trying to be like yo...
Image
Let’s we talk about the Sky... It was a great things to talk... Kenapa dengan langit? Ga ada,,, gw lagi pengen aja ngobrolin langit aja. Habisn ya kita udah terlalu membumi d alam obrolan kita sehari2, ya lingkungan hiduplah, ya pe manasan globallah, ampe2 politik, ekonomi, sosial, budaya, yg notabene semuanya ada di atas tanah tempat kita berpijak, sementara yg nun jauh sang biru di sana ga pernah kita sentuh (cie cie... bahasa gw kali ini bkin muntah orang2 yg ngebaca tulisan ini mulai dari paragraf awal... Hahahahak!!! Hueeekkkk!!!) Secara ilmiah ya ga perlu di bahas lagi lah ya... udah terlalu banyak literatur yg ngebahas hal itu di dunia manusia (atau bahkan dunia hewan, tumbuhan, jin, ama dedemit juga ngobrolin langit juga ya,,, karena emang pemanasan global saat ini dirasakan ga hanya oleh manusia, bahkan beruang kutub juga ampe ngungsi... Bah... apalagi hubungan langit—ama pemanasan globall???) . tapi emang gw juga ga mau bahas secara ilmiah, karena hardisk otak gw tempat ...

Ikhlas... Ikhlas....

Image
Ikhlas, ikhlas, dan ikhlas.... Ini selalu jadi buah bibir orang2, selalu melantunkan ikhlas, ikhlas, dan ikhlas... Semua orang selalu mensugesti keikhlasan kepada rekan2nya, sahabat, atau keluarga yang sedang dirundung musibah. Kehilangan sesuatu yg amat disayanginya, perginya seseorang yg dicintai, dll. Seolah-olah dengan ikhlas, seorang pria menjadi biasa saja, setelah ditinggalkan wanita yg dicintainya...? Apa itu ikhlas, sama seperti seperti cinta. Ia bukan sikap, atau pemikiran (meski konsepnya selalu didengungkan). Ikhlas adalah rasa, feeling, akan sesuatu. Ikhlas berarti menerima tanpa membantah lagi, ikhlas berarti tetap melangkah dalam kerelaan, ikhlas berarti pasrah dalam usaha yang maksimal, karena ikhlas bukan sebuah kesimpulan yang didapat dari awal. Ikhlas adalah akumulasi... Ya ikhlas adalah akumulasi... akumulasi dari kesemuanya. Stelah kebahagiaan, kegembiraan, kesenangan, semua engkau lalui, ketika kesedihan, kegetiran, kegagalan, dan ketidakberterimaan keadaan mengha...

Surat untuk dia...

Image
Kau bahkan tak mengetahuinya Kala ku membuka mataku di pagi hari, dan setelah kutunaikan kewajibanku kepadaNYa. Orang pertama yg kupikirkan, orang pertama yg kubayangkan bagaimana memulai harinya, dan orang pertama yg ingin kutanyakan mimpinya semalam... Adalah dirimu??? Kau bahkan tak mengetahuinya Ketika kakiku melangkah memulai perjalanan mengejar mimpi. Orang yg pertama ingin kuketahui akan melakukan apa hari ini, apa menu sarapannya, dan apakah sakitnya semalam sudah reda atau masih sama saja... Adalah dirimu??? Kau pun bahkan tak mengetahuinya Saat jari jemariku memencet tombol2 ponselku di sini untuk memanggil temanku. Orang yg selalu ingin kuhubungi, Orang yg selalu ingin kukirimkan sms singkat "sedang apa?" , dan Orang yg selalu kuharapkan namany tertera dalam "incoming calls" setiap saat... Adalah dirimu??? Kau bahkan tak mengetahuinya Saat mataku terpaku pada layar 14" di depanku memantau e-mail dan website kesayanganku. Orang yg selalu kuperhatikan...

Hubungan Sosial di Era Digital (part 4)

Image
Hahaha... akhirnya nulis lagi sekuel ini. Iseng, sambil ngerjain skripsi.... (halah... macam betol aja kou ni jan...?), buka and maen kuis2 di fesbuk... Intinya banyak kuis2 yg beredar di situs jejaring sosial itu, yg menggambarkan pribadi kita, mulai sekedar sifat, karakter, hobi, dan hal2 dangkal ttg lo (emang ga kenal diri sendiri apa... ehhehehhe) sampe ke hal2 aneh lainnya (siapa sih lo di masa lalu, atau siapa si artis yg mirip kaya lo, apa mobil yg cocok buat lo, ampe bahkan kapan lo dan kenapa lo mati bisa dibahas...). But, Even just for fun... Tetep aja, hal itu adalah bagian dari pencitraan dan pengenalan diri kita di dunia maya yg emang jarang dilakukan lewat komunikasi langsung dan tatap mata. Yg menarik...terakhir gw ikutin kuis "Lo orang yg romantis ga seh?" , menjawab pertanyaan2 yg diajukan, hasil akhir yg gw dapet adalah "Cupid Brother and Sister of Aphrodite" .Ga tahu apa maksudnya... tapi yg pasti katanya... Lo tu romantis banget... dan banyak or...

Nyobain Bubur Andir

Image
Iseng... lagi nongkrong di kampus hari ini, 2 April 2009. Ga nanggung2, ampe jam setengah 3 pagi kita masi betah duduk2 di Himpunan. Abis beres... lapar menghinggap di perut masing-masing. Alhasil kita bertiga... Gw, Goest (temen seangkatan gw dan sejurusan), and Mandra (mantan ketua Himpunan gw 3 tahun lalu) hunting makanan apa yg masih bisa kita makan pagi2 buta gini di Bandung--tentuny selain menu roti2an and mie instant di waralaba 24 jam macam Circle K atau Alfamart tentunya. Hehehehe... Muncullah ide dari Mandra... "Gmana kalo kita cobain bubur Andir?" "Enak, gurih, mana pake ayam kampung, dan lo bisa milih bagian ayam yg bisa di makan, mau dada, paha, pake kulit apa ga, bagian leher ada, ati ampela, ceker, dan telornya juga ada kalo mau " Promosi si Om yg satu ini. Hehehehe. Lokasinya... di Pasar Andir , ya Andir memang salah satu pasar induk di Kota Bandung, yg berfungsi sebagai distribusi sembako ke para pengecer yg nantinya akan dijual lagi langsung kepad...

Merindukan desa....

Image
Aku selalu ingin menulis tentang sawah... Dan kini aku terdampar di sini pagi ini, dalam keberadaan rencana hidupku yg berputar seiring revolusi bumi ke 23 semenjak nafas pertama kudesahkan. Menghirup aroma tanah basah, rumput yg berembun, kotoran sapi, gemerecik air, nyanyian burung menyambut pagi, pucuk-pucuk hijau yg bergairah, dan gemala jingga di ufuk timur dari tempat kuberpijak Aku selalu cinta sawah di awal pagi Mengingatkanku pada riangnya anak gembala memandikan sapi; senyum hangat pak tani yg hitam legam di basuh mentari; lenguhan sapi dan kerbau yg membajak mimpi-mimpi anak negeri; dan hati riangku yg sontak tak terisi sepi. Semuanya damai, indah, bahagia Rerumputan, burung-burung, ayam-ayam, pucuk-pucuk ranting muda, awan-awan kelabu, semua tersenyum dalam satu bahasa, semua bicara bahagia, tularkan optimisme. Hangat, cerah, bersahabat. dan aku ingin selalu kembali ke sini Menemani batu-batu ini, padi-padi ini, bukit, rumah, dan semua yg ada di sini Dan menemani diri Dalam...